Diduga Jadi Penyebab Kematian Ratu Elizabeth II, Apa itu penyakit Vaskular Perifer?

  • Bagikan
ILUSTRASI: Ratu Elizabeth II. (SAMIR HUSSEIN/GETTY IMAGES/Cosmopolitan)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Ratu Elizabeth II tutup usia pada 96 tahun pada Kamis (8/9). Di usianya yang sudah senja, istana Buckingham mengatakan kondisi ratu menurun saat detik-detik kematiannya. Dokter Australia mengatakan kemungkinan penyebab kematian ratu adalah sebagai tanda penyakit vaskukar perifer.

Kematian Ratu Elizabeth II ini mengejutkan dunia dengan banyak orang bertanya apa yang menyebabkan kematiannya dan bagaimana Ratu meninggal. Namun, pengumuman resmi tidak merinci penyebabnya.

“Yang Mulia meninggal dengan damai,” kata istana seperti dilansir dari Science Times, Senin (12/9).

Namun sebelum kematiannya, ada kabar tentang kondisi kesehatannya termasuk masalah mobilitas yang menjadi alasan mengapa dia tidak hadir di beberapa acara. Dalam sebuah laporan, seorang dokter menunjukkan penampilan lemah Ratu Elizabeth II.

Mail Online melaporkan bahwa menurut Ahli Kesehatan dr. Deb Cohen-Jones yang berbasis di Perth, Australia Barat, menjelaskan foto tangan ratu saat ia berpose bersama Perdana Menteri baru Inggris Liz Truss di Kastil Balmoral di Skotlandia awal pekan ini mungkin merupakan indikasi penurunan kondisi kesehatan. Dokter mengatakan bahwa mungkin ada bukti dari suatu kondisi yang dikenal sebagai penyakit pembuluh darah perifer.

Apa Itu Penyakit Vaskular Perifer?

Ini adalah penyakit peredaran darah yang menyebabkan pembuluh darah di luar jantung dan otak menyempit, tersumbat, atau kejang. Selain itu, kadang-kadang dapat menyebabkan gagal jantung.

“Jika sirkulasi perifer seseorang buruk, organ tidak menerima suplai darah yang memadai. Ini bisa menjadi indikasi kegagalan multi-organ,” jelas dokter.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan