Inisiator Batalyon 120, Syamsuddin Raga Tuntut Danny Pomanto Tanggung Jawab

  • Bagikan
Anggota Komisi A DPRD Makassar, Syamsuddin Raga

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi A DPRD Makassar, Syamsuddin Raga mendesak Pemkot untuk membubarkan Batalyon 120.

Menurutnya, dengan adanya alat bukti yang diamankan di Markas Batalyon 120 seperti 164 buah anak panah (busur), 4 parang, 1 senjata rakitan jenis Papporo, 3 ketapel, 38 botol minuman keras yang kosong dan 20 unit sepeda motor, Pemkot mestinya sudah boleh lagi mentolerir.

“Tidak perlu toleransi, kedapatan bawa senjata tajam kelompok. Harus dibubarkan, tak ada kelompok meresahkan masyarakat,” ucapnya, Senin, (12/9/2022).

Tak cukup jika hanya dibubarkan. Tapi perlu diberikan sanksi. Dia meminta Wali Kota Makassar Danny Pomanto untuk bertanggung jawab.

“Bukan hanya dibubarkan saja, harus dapat ganjaran. Pak wali kota selaku inisiatif harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” tuturnya.

Pasalnya kata Legislator Perindo ini, awal pembentukan Batalyon ini untuk membantu Pemkot Makassar dalam hal positif.

“Karena niat awal pembentukan kelompok batalyon 120 ini membantu pemkot untuk hal positof. Tapi kedapatan begini kejadian hingga puluhan orang harus dipertanggungjawabkan pak wali. Kami dewan meminta pak wali bubarkan ini kelompok Batalyon dan tidak perlu evaluasi. Ini bukan main-main karena merusak nama baik Pemkot,” pungkasnya.

Sebelumnya, Danny Pomanto mengaku telah menyerahkannya masalah ini ke pihak yang berwajib.

“Ya diserahkan ke kepolisian karena ini juga di 120, saya sama-sama kepolisian juga. Bukan sendiri,” ucap Danny sapaannya.

Dia menjelaskan, yang diamankan merupakan pemuda dari kabupaten tetangga yang sementara dibina.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan