Kemenkumham Bilang Koruptor Bebas Bersyarat Sudah Sesuai Aturan, Eks Jubir KPK: Tunggu Dulu

  • Bagikan
Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah - (JPNN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Eks jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyoroti pernyataan terkait pembebasan bersyarat koruptor yang dinilai sudah sesuai aturan.

"Pembebasan koruptor sudah benar krn sudah sesuai aturan? Tunggu dulu," ujar Febri Diansyah dikutip dari unggahan twitternya, @febridiansyah (13/9/2022).

Febri Diansyah menambahkan, dalam studi Politik Hukum dipahami, peraturan lahir dan dipengaruhi situasi politik saat peraturan disusun.

"Kekuatan politik yg pro pemberantasan korupsi dg yg pro koruptor tntu akan menghasilkan aturan berbeda," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, totalada 23 napi koruptor yang menerima pembebasan bersyarat dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

Dirincinya ke-23 narapidana korupsi yang memperoleh pembebasan bersyarat tersebut ialah Ratu Atut Chosiyah, Desi Aryani, Pinangki Sirna Malasari dan Mirawati.

Berikutnya, Syahrul Raja Sampurnajaya, Setyabudi Tejocahyono, Sugiharto, Andri Tristianto Sutrisna, Budi Susanto, Danis Hatmaji, Patrialis Akbar, Edy Nasution, Irvan Rivano Muchtar dan Ojang Sohandi.

Kemudian Tubagus Cepy Septhiady, Zumi Zola Zulkifli, Andi Taufan Tiro, Arif Budiraharja, Supendi, Suryadharma Ali, Tubagus Chaeri Wardana Chasan, Anang Sugiana Sudihardjo dan terakhir Amir Mirza Hutagalung.

Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Prof. Edward Omar Syarief Hiariej mengatakan pembebasan bersyarat mereka sudah sesuai dengan UU Nomor 22/2022 tentang Pemasyarakatan.(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan