Sisa Ditandatangani Gubernur, Bocoran Tarif Ojol di Sulsel Naik Hampir Dua Kali Lipat

  • Bagikan
ILUSTRASI: ojek online (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Tarif Ojek Online (Ojol) di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan dinaikkan, kenaikan ini mengikuti penyesuaian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang resmi diumumkan pemerintah pada 3 September 2022.

Hal ini dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan (Kadisbub) Sulsel, Muhammad Arafah.

“Kenaikannya berlaku secara nasional kemarin (10/9/2022) dari aturan menteri,” terang Muhammad Arafah singkat, saat dihubungi Fajar, Selasa (13/9/2022).

Ketentuan harga ojol yang berlaku secara nasional ini terbagi menjadi tiga zona. Sulsel sendiri berada pada zona III.

Zona I Sumatera, Jawa non Jabodetabek, dan Bali. Zona II Jabodetabek. Zona III Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Untuk biaya jasa ojek online tahun 2022 diputuskan, untuk Zona I batas bawah naik dari Rp 1.850 menjadi Rp 2.000, batas atas naik dari Rp 2.300 Rp 2.500. Sehingga terjadi kenaikan 6-10 persen untuk biaya jasa batas bawah dan batas atas.

Untuk zona II, dari KP 548 batas bawah naik dari Rp 2.250 menjadi Rp 2.550. Untuk batas atas naik dari Rp 2.650 menjadi Rp 2.800. Jadi ada kenaikan untuk batas bawah 13,33 persen, batas atas 6 persen dari KP 558 Tahun 2020.

Untuk zona III, dari Rp 2.100 naik menjadi Rp 2.300, atau naik 9,5 persen. Untuk batas atas naik dari Rp 2.600 menjadi Rp 2.750 atau 5,7 persen kenaikannya.

Sementara untuk biaya jasa minimal disesuaikan berdasarkan jarak 4 km pertama. Jadi untuk zona I 4 km pertama Rp 8-10 ribu, zona II Rp 10.200-11.200, untuk zona III Rp 9.200-11.000.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan