Berharap Kasus Penghinaan Ning Imaz Berakhir Damai, Ferdinand Puji Sikap Eko Kuntandhi: Tegas Menjaga Toleransi

  • Bagikan
Ferdinand Hutahaean, Direktur Eksekutif Indonesia Police Monitoring

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Melihat kasus Eko Kuntadhi yang terus digoreng sana-sini, Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Mandiri Ferdinand Hutahaean berharap Eko Kuntadhi meminta maaf secara langsung.

"Sy berharap bahwa persoalan antara Eko Kunthadi dengan pihak Lirboyo akan selesai dengan permintaan maaf Sdr Eko secara langsung," ujar Ferdinand dikutip dari unggahan twitternya, @FerdinandHutah4 (15/9/2022).

Ferdinand mengaku, sangat mengagumi nama besar Lirboyo, sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Tempat berdirinya Pesantren Lirboyo.

"Saya orang yg mengagumi nama besar Lirboyo selama ini dan juga respect thdp Eko Kunthadi dgn sikap tegasnya menjaga toleransi," tandas Ferdinand.

Diketahui sebelumnya, Pegiat media sosial Eko Kuntadhi terkesan menghina Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo. Bermula dari cuitan Eko di twitter yang mengunggah potongan video Ning Imaz.

Pada video yang diproduksi oleh NU Online itu, Ning Imaz sedang menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Video ini juga diunggah di TikTok NU Online dengan judul thumbnail Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?.

Potongan video ini kemudian diunggah Eko. Dalam potongan tersebut, ada keterangan atau caption berupa ungkapan yang bernada kasar.

“Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,” tulis Eko Kuntadhi dalam video unggahannya.(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan