Bjorka Ditangkap? Kombes Nurul Azizah Bilang Begini…

  • Bagikan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah. Foto: Ricardo/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Bjorka yang mengeklaim telah meretas dokumen Presiden Joko Widodo (Jokowi) kabarnya telah ditangkap tim siber Mabes Polri di Madiun, Jawa Timur.

Namun, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Nurul Azizah mengaku belum menerima informasi soal hacker Bjorka ditangkap.

"Belum ada informasi,” kata Kombes Nurul Azizah saat dikonfirmasi pada Kamis (15/9).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Dirmanto juga masih memeriksa informasi penangkapan Bjorka.

"Saya belum dapat informasi. Nanti dicek,” ujar Dirmanto. Hari ini beredar kabar bahwa tim siber Polri menangkap seorang pemuda asal Madiun, MAH (21).

Pemuda itu diduga sebagai hacker Bjorka yang mengeklaim telah meretas dokumen Presiden Jokowi, termasuk surat dari BIN. Konon penangkapan MAH dilakukan pada pukul 18.30 WIB, Rabu (14/9).

Menkopolhukam Mahfud MD sebelumnya menyebut identitas Bjorka telah teridentifikasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri.

"Memang gambaran-gambaran pelakunya sudah teridentifikasi dengan baik oleh Badan Intelijen Negara dan Polri," ujar Mahfud.

Mahfud juga menegaskan data-data yang diretas dan dibocorkan Bjorka ke dunia maya bersifat umum.

Hal itu berdasarkan koordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G. Plate, Kepala BIN Budi Gunawan, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Mahfud, dugaan motif peretasan tidak membahayakan dan Bjorka tidak memiliki keahlian ataupun kemampuan membobol yang sungguh-sungguh.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan