Jalan Urip Sumoharjo Lumpuh Total, Emak-emak Ngomel

  • Bagikan
Suasana Jl Urip Sumoharjo, Makassar. FOTO: MUHSIN/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Lumpuh total, seperti itulah keadaan Jalan Urip Sumoharjo pada Kamis (15/9/2022) malam. Aksi itu merupakan demo lanjutan dari titik sebelumnya, Fly Over.

Kedua ruas jalan ditutup dengan batu, Roaf barrier, dan kantung berisikan tanah oleh mahasiswa. Namun, pantauan fajar.co.id bukan hanya mahasiswa yang menduduki Jalan Urip Sumoharjo. Setidaknya puluhan warga setempat yang didominasi remaja juga melakukan penutupan jalan.

Akibat penutupan jalan, tidak sedikit dari pengguna jalan yang mengeluh bahkan menceramahi para oknum remaja di Jalan Urip Sumoharjo.

"Kau bilang bela-bela rakyat, kau susaiji rakyat," celoteh seorang emak-emak pengguna jalan yang mengarah ke Jalan Perintis Kemerdekaan.

Sementara penyekatan jalan di dekat gerbang kampus UMI juga menimbulkan kemacetan. Tidak terima dengan hal itu, seorang perempuan kembali menjadi pembuka jalan bagi yang lainnya.

"Saya punya anak bayi, apa salahnya kami, kami bukan pemerintah. Minta tolong yah," mohon ibu itu.

Lama berdebat dengan oknum remaja itu, akhirnya palang jalan dibuka dan pengendara beramai-ramai melanjutkan perjalanan.

Reaksi dari mahasiswa terus diperlihatkan sejauh ini selama pemerintah menetapkan harga baru BBM bersubsidi pada 3 September lalu.

Sampai pukul 19.15 Wita atau menjelang Isya, kedua arus Jalan masih tertutup rapat. Tidak ada lagi mahasiswa yang terlihat, tersisa oknum warga yang didominasi kaum remaja.

Aksi terus digencarkan mahasiswa di Makassar. Di tempat lain pada hari yang sama, sejumlah organisasi mahasiswa di Jalan Sultan Alauddin tepat depan Kampus 1 UIN Alauddin juga melakukan demonstrasi. Tuntutan sama, menurunkan harga BBM bersubsidi. (Muhsin/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan