Jenderal Dudung Diduga Lecehkan Anggota DPR, Fadli Zon: Pernyataan Arogan dan Tidak Bijak

  • Bagikan
Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/9). Aristo/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Ketegangan antara DPR dan TNI semakin memanas. Buntut dari pernyataan Effendy Simbolon yang mengatakan bahwa TNI adalah gerombolan.

"Ini TNI kayak gerombolan ini, lebih-lebih ormas jadinya. Tidak ada kepatuhan," bunyi pernyataan Effendy Simbolon yang menyulut amarah TNI.

Effendy sendiri diketahui telah menyampaikan permintaan maaf dan mengakui bahwa dirinya salah memilih diksi kata.

Di sisi lain Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menyebut bahwa anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI itu bukan siapa-siapa dan tidak berpengaruh.

Merespon hal tersebut, Anggota DPR RI Fadli Zon menilai bahwa pernyataan jenderal tersebut sangat arogan dan tidak bijaksana.

"Pernyataan arogan n tdk bijak utk seorg dg posisi itu. Kadang, org bisa penting hanya karena pangkat n jabatan," bunyi cuitan Fadli Zon di Twitter.

Masih di postingan yang sama, Fadly Zon mengatakan bahwa seseorang tanpa jabatan bukan siapa-siapa. Ia menambahkan bajwa anggota DPR diangkat atas pilihan rakyat.

"Bgt hilang pangkat n jabatan maka ia bukan siapa2. Dg segala kekurangan kelebihannya, DPR dipilih oleh rakyat di daerah pemilihannya," lanjutan postingan tersebut.

Salah-satu warganet yang berkomentar dalam postingan tersebut tampak menyayangkan sikap TNI yang dinilai antikritik.

"Sudah benar DPR melaksanakan fungsi pengawasan menegur mengkritik institusi negara yg dianggap lalai pada tugasnya, TNI bagian dari perangkat pemeritah pengayom rakyat knp ditegur wakil rakyat kok tdk terima kan aneh," tulis akun @Muham****.(elva/fajar)

  • Bagikan