Pasca Markas Batalyon 120 Digerebek Tim Thunder Polda Sulsel, Warga Bilang Begini…

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pasca penggerebekan yang dilakukan Tim Thunder Polda Sulsel yang juga melibatkan Iptu Faizal di markas Batalyon 120, warga di sekitar lokasi markas itu mengaku senang karena tidak ada lagi yang ribut-ribut.

Sebelumnya, penggerebekan dilakukan Tim Thunder Polda Sulsel yang juga melibatkan Iptu Faizal. Sebenarnya, hal itu dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas anggota dan binaan Batalyon 120.

Laporan diterima Tim Thunder dari Ketua RT 003, Joko Sulaeman mengatakan bahwa adanya pemuda yang sementara nongkrong dan melakukan pesta miras yang diduga geng motor di Sekretariat Batalyon 120.

Setelah menerima laporan itu, Tim Thunder langsung mendatangi TKP yang dimaksud dan menemukan beberapa pemuda yang sedang berkumpul dan langsung melakukan pemeriksaan dan di temukan beberapa anak busur, parang, samurai dan papporo di sekret tersebut.

Beberapa orang warga yang ditemui FAJAR, Rabu, 14 Sep-tember, menyebut kalau mereka (anggota binaan Batalyon 120) sering berkumpul sampai subuh dan ribut-ribut mengganggu kenyamanan warga beristirahat.

"Kami tahu kalau anak-anak nakal semua di sana (berkumpul di Sekretariat Batalyon 120), jadi biasa takut juga kita tegur. Nanti ditegur na datang jaki na bu-sur. Karena ribut betul," ujar sejumlah warga yang sejak awal berkumpul tidak jauh dari lokasi Sekretariat Batalyon 120.

Meski demikian, sejum-lah warga yang menolak untuk menyebutkan identitas mereka ini mengakui bahwa sejak kejadian penggerebekan, sudah tidak ada lagi yang ribut-ribut seperti di hari-hari sebelumnya.

  • Bagikan