Heboh PT Cahaya Ginda Ganda Diprotes Warga, Disebut Serobot Jalan Hauling

  • Bagikan
IST

FAJAR.CO.ID, MOROWALI -- Puluhan masyarakat pemilik lahan dari Desa Siumbatu, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah bersama PT. Bintang Tenggara Mineral (BTM) memblokade jalan hauling pengangkutan material tambang Ore Nikel pada Jumat (16/9/2022).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes atas penggunaan jalan hauling oleh PT. Cahaya Ginda Ganda (CGG) dan kontraktornya PT. Tri Daya Jaya (TDJ) yang dilakukan tanpa izin oleh pemilik lahan.

Hisman selaku masyarakat pemilik lahan menilai tindakan PT. CGG dan PT. TDJ yang telah melakukan penyerobotan lahan bahkan merusak portal dalam menggunakan jalan hauling sepanjang 7 kilo meter tersebut dibackup oleh oknum anggota kepolisian Polres Moriwali.

“Kami sebagai pemilik lahan bersama PT. Bintang Tenggara Mineral selaku pembuat jalan hauling, sudah pernah melakukan mediasi terkait hal ini. Karena sebelumnya sudah pernah di lakukan pembukaan portal jalan holing tersebut secara paksa oleh anggota Polres Morowali sendiri pada tanggal 13 Juli 2022. Kemudian kami di pertemukan di Polres Morowali, namun kami tidak menemukan keadilan dalam proses mediasi tersebut yang dilakukan oleh pihak Polres Morowali kuat dugaan pihak Polres Morowali berpihak,” ungkap Hisman

Ketua BPD Desa Siumbatu, Nursam yang juga pemilik lahan menerangkan, sebelumnya telah menyampaikan kepada pihak PT. CGG dan kontraktornya PT. TDJ bahwa jalan hauling tersebut milik PT. BTM.

"Sebagai ketua BPD Desa Siumbatu dan juga selaku pemilik lahan, saya mengetahui persis prosesnya, bahkan sebelum IUP PT. CGG terbit di tahun 2021 jalan hauling ini sudah ada pada tahun 2019 yang dibuat oleh PT. BTM dimana ada proses pembebasan lahan termasuk ganti rugi tanaman produktif, nonproduktif dan berapa pemilik lahan sudah di bebaskan oleh pihak PT.BTM berdasarkan bukti pembayaran di pegang masing-masing pihak" Ungkap Nursam.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan