Mahasiswa UGM Bakar Jas Almamater Kecewa dengan Jokowi, Rizal Ramli: Tidak Pernah Terjadi Sejak Orba

  • Bagikan
Jokowi dan Rizal Ramli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ekonom Senior Rizal Ramli merespons aksi bakar jas almamater para mahasiswa UGM yang menolak kenaikan harga BBM.

Mahasiswa UGM ini tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak atau Arak ini diikuti banyak mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat.

Aksi demo ini digelar di depan Gedung Agung atau Istana Negara Yogyakarta, Kamis (15/9/2022) kemarin.

Aksi bakar almamater tersebut diduga karena kekecewaannya terhadap Jokowi yang merupakan alumni UGM.

Menurut Rizal Ramli hal ini tidak pernah terjadi sejak order baru atau orba. UGM kata dia tradisinya pro rakyat.

“Ini tidak pernah terjadi sejak Orba. Kampus UGM tradisinya pro-rakyat spt Prof Mubyarto alm dkk,” ujarnya, dalam akun sosial medianya, Jumat (16/9/2022).

Dia mengaku kecewa dengan alumni UGM yang saat ini memiliki jabatan di pemerintahan hanya membuat rakyat makin susah.

“Tapi hari ini, alumni2 UGM yg jadi pejabat kebijakannya bikin susah rakyat, hanya mengabdi kepada oligarki,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief juga mengomentari terkait aksi bakar almamater mahasiswa UGM.

"Kembali menjad kampus Rakyat?,” tulis Andi Arief dalam akun sosial medianya.

Andi Arief menyindir Jokowi yang membuat mahasiswa sesama almamaternya kecewa dengan kebijakannya.

“Mereka kecewa dengan Presiden Jokowi yang satu almamater dengan mereka,” tambahnya. (selfi/fajar)

  • Bagikan