Megawati Bilang Kenaikan BBM Telah Dipikirkan Matang-matang, Politisi Demokrat: Dulu Gak Gitu Mikirnya? ‘Pura-pura’ Nangis?

  • Bagikan
Megawati menangis saat BBM naik di era SBY

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri angkat bicara terkait kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memikirkan matang-matang hingga ia memilih untuk menaikkan BBM.

Itu artinya kata dia, jika BBM tidak dinaikkan maka situasi akan jauh lebih sulit.

“Pertanyaan saya yang utama, kalau nanti tidak dinaikan, lalu sikon (situasi kondisi)-nya malah menjadi lebih sulit, lalu bagaimana? Jadi saya sangat yakin (dengan kebijakan) pemerintah itu," kata Megawati menjawab pertanyaan wartawan di kawasan Jeju, Korea Selatan usai menghadiri Jeju Forum for Peace and Prosperity, Kamis (15/9/2022).

Menanggapi hal itu, Politisi Partai Demokrat Yan Harahap mempertanyakan cara berpikir Megawati soal BBM kenapa beda dengan dulu.

“Lha, dulu kok gak gitu mikirnya? Malah ‘pura-pura’ nangis?,” tulis Yan A Harahap di akun sosial medianya, Jumat, (16/9/2022).

Sebelumnya, dalam merespons wacana kenaikan BBM di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, air mata Megawati seolah tak terbendung saat membahas hal tersebut di Rakernas PDIP di Makassar, Sulawesi Selatan pada 27 Mei 2008.

"Banyak rakyat lapar karena tingginya angka kemiskinan, tidak mendapatkan pendidikan yang bagus, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," tutur Megawati beberapa tahun silam. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan