Pasukan Ukraina Berhasil Rebut Kembali Wilayah yang Diinvasi Rusia, Putin Panen Kritikan

  • Bagikan
Ilustrasi pasukan Rusia menggempur wilayah Ukraina (Reuters)

FAJAR.CO.ID, MOSKOW— Pasukan Ukraina semakin agresif di medan perang untuk menekan posisi Rusia. Akibatnya, Presiden Vladimir Putin mendapatkan kritik di dalam negeri oleh rakyatnya.

Pasalnya, Ukraina belakangan ini berhasil merebut kembali wilayah yang sebelumnya menjadi sasaran invasi Rusia di selatan dan timur negara itu. Situasi itu mulai menyebabkan kemarahan publik Rusia.

Pasukan Ukraina telah merebut kembali sekitar 2.000 mil persegi wilayah dalam beberapa hari terakhir. Ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah untuk terus mendorong serangan balik sampai negaranya merebut kembali semua wilayahnya, Putin menghadapi kritik di dalam negeri.

Seperti yang dilaporkan koresponden CBS News Debora Patta dari kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, pasukan Ukraina memanfaatkan momentum tersebut. Bendera kuning dan biru Ukraina sekarang berkibar dengan gagah di banyak kota dan desa yang dibebaskan kembali di seluruh wilayah.

“Tentara Rusia terkejut, melarikan diri begitu cepat. Pasukan Ukraina merencanakan ini dengan sangat baik,” kata warga Ukraina.

Ketika Putin melancarkan perangnya di Ukraina hampir tujuh bulan lalu, pasukan Ukraina dengan cepat merebut sebagian besar wilayah di sekitar Kharkiv. Hal ini merupakan kekalahan bagi pasukan Rusia, membuat Moskow kehilangan kemampuannya untuk memasok pasukan di garis depan.

“Mereka meninggalkan semua bahan peledak dan amunisi mereka di sini,” kata seorang tentara Ukraina dengan bangga.

Jauh dari medan perang, dalam siaran televisi pemerintah Rusia yang biasanya ramah, justru mulai menyindir Putin. Hal itu karena Rusia mulai kedodoran.

  • Bagikan