Ribut-ribut Soal Hinaannya pada Ning Imaz, Mardani Ali Sera Beri Peringatan ke Eko Kuntadhi

  • Bagikan
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera.-fraksi.pks.id-

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kasus penghinaan penghinaan terhadap Ustadzah Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Fatimatuz Zahra alias Ning Imaz turut dikomentari politisi PKS, Mardani Ali Sera.

Politisi yang getol melayangkan kritik terhadap pemerintah ini menyayangkan penghinaan pegiat sosial media, Eko Kuntadhi.

“Tiap orang punya kelebihan, jangan cuma lihat kekurangan,” kata Mardani Ali Sera melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (16/9/2022).

Terlepas dari persepsi Eko Kuntadhi soal ceramah Ning Imaz yang dia peroalkan, Mardani bilang, bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Menurutnya, Ning Imaz sendiri merupakan sosok yang telah mengajarkan kebaikan kepada banyak orang.

“Pesantren Lirboyo sudah lama menjadi rujukan banyak ulama. Ustazah Ning Imaz sudah banyak mengajar kebaikan bagi para muslimat,” tutur Mardani.

"Kita ambil pelajaran. Jangan su'uzhan, tapi berlaku adil lah,” tambah Mardani.

Diberitakan sebelumnya, cuitan hinaan yang dimaksud merupakan unggahan aktivis media sosial Eko Kuntadhi. Ia mengunggah video ceramah ustadzah ponpes asal Kota Kediri, Jawa Timur, tersebut.

"Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan," demikian keterangan video yang diunggah akun @_ekokuntadhi, Rabu (14/9/2022).

Setelah cuitan Eko Kuntadhi tersebutramai disoroti dan dikecam, ia lalu menghapusnya dan menyatakaan maaf.

Eko Kuntadhi juga diketahui telah datang ke Pondok Pesantren Lirboyo, meminta maaf kepada Ning Imas, dan keluarganya.

“Saya bersalah dan tidak alasan membenarkan,” tulis Eko Kuntadhi melalui akun Twitter pribadinya.
(Arya/Fajar)

  • Bagikan