Sebut Kampusnya Tidak Mencerminkan Kerakyatan, Mahasiswa UGM Bakar Jas Almamater, Andi Arief: Kembali Menjadi Kampus Rakyat?

  • Bagikan
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief mengaku menerima duit sebanyak dua kali dari Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud. Ilustrasi Foto : Ricardo

FAJAR.CO.ID, JOGJA-Politisi Partai Demokrat Andi Arief menanggapi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang membakar jas almamater saat demonstrasi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pembakaran kas almamater pada aksi yang digelar pada (15/9/2022) itu, ditenggarai karena kekecewaan para mahasiswa UGM terhadap kampusnya yang mereka sebut tidak mencerminkan kerakyatan.

“Kembali menjadi kampus Rakyat?” Singgung politisi yang juga alumni UGM ini.

“Mereka kecewa dengan Presiden Jokowi yang satu almamater dengan mereka,” tambah Andi Arief.

Pernyataan Andi Arief pun, sontak direspon oleh netizen di jagat maya Twitter. Ada yang mempertanyakan Jokowi sebagai alumni UGM.

“Emang Pak Jokowi dari UGM? Sekadar bertanya lho ya,” kata akun Twitter @raharjokw.

Diketahui, Presiden Jokowi merupakan alumni Fakuktas Kehutanan UGM. Universitas pertama yang didirikan oleh pemerintah.

(Arya/Fajar)

  • Bagikan