Semprot Pendemo yang Tolak BBM Naik, Ruhut Sitompul: Jangan Coba-coba Mau Jatuhkan Jokowi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Politisi kawakan Ruhut Sitompul menyemprot habis para mahasiswa yang satu pekan terakhir ini terus menggelar aksi penolakan. Selain menuntut BBM turun, tidak sedikit juga yang menuntut Jokowi-Ma'ruf turun jabatan.

Sejak ditetapkannya harga baru BBM bersubsidi pada 3 September lalu, reaksi penolakan secara tegas diperihatkan oleh mahasiswa di berbagai kota di Indonesia.

"Hey para pendemo kenaikan bgn silahkan saja berdemo itu hak demokrasiMu tapi tolong jgn coba2 mau menjatuhkan Presiden RI ke 7 Bpk Joko Widodo yg dicintai Rakyat Indonesia tercinta," ujar Ruhut Sitompul dikutip dari unggahan twitternya, @ruhutsitompul (16/9/2022).

Menurut pria kelahiran Medan itu, Jokowi dicintai oleh rakyat Indonesia. Semestinya para mahasiswa pun begitu. Sebab, Jokowi juga adalah rakyat Indonesia.

"Jokowi adalah Rakyat Indonesia Rakyat Indonesia adalah Jokowi MERDEKA," tandas Ruhut.

Teranyar, pada Kamis (15/9/2022) sebanyak 1.200 aparat gabungan TNI dan Polri, disiagakan mengamankan dan mengawal aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM, yang digelar oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Sebagaimana diketahui, gelombang unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM sudah memasuki hari kesebelas sejak dimulai Senin (5/9/2022). Sejak saat itu ribuan massa dari berbagai elemen terus menyuarakan aspirasinya.

Titik massa masih terkonsentrasi di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Belum ada massa yang berhasil menembus pertahanan berlapis kepolisian untuk bisa masuk kawasan Istana Negara.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan