Siap Nyapres, Anies Tanggapi Elektabilitas Tinggi Padahal Belum Berkampanye

  • Bagikan
Anies Baswedan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden asal ada partai politik yang mengusungnya. Hal ini ia ungkapkan dalam wawancaranya dengan Reuters di Singapura.

Kepada Reuters, Anies mengatakan posisinya yang bukan kader partai politik manapun memungkinkan dia untuk menjalin komunikasi dengan semua kalangan.

Anies menanggapi pula soal hasil survei yang menempatkannya sebagai salah satu tokoh dengan elektabilitas tertinggi bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Survei yang tidak diminta ini terjadi bahkan sebelum saya berkampanye, saya rasa mereka memberi saya lebih banyak kredibilitas," kata Anies.

Ini adalah kali pertama Anies Baswedan menyatakan kesiapannya kepada publik, selama ini Anies selalu menyatakan bahwa jika belum waktunya adzan maka jangan dulu kumandangkan adzan.

Tampaknya, dengan tuntasnya masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2022 dan sudah disidangkan di DPRD DKI Jakarta pada tanggal 13 September 2022 lalu, pengabdian Anies di Jakarta sudah cukup dan Anies mampu mengubah Jakarta menjadi jauh lebih baik dari lima tahun lalu.

Sejauh ini, Anies menjadi salah satu kandidat calon presiden yang santer disebut sejumlah lembaga survei memiliki elektabilitas cukup tinggi.

Partai NasDem bahkan terang-terangan menempatkan di posisi teratas bakal calon presiden yang diusungnya di Pilpres 2024 mendatang.

Berdasarkan temuan survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada pada 5-13 Agustus 2022, Anies berada di urutan keempat di bawah Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

  • Bagikan