Hati-hati Jangan Sampai Disebar! Cukup Tiga Data Ini Untuk Bobol Kartu Kredit

  • Bagikan
Ilustrasi kartu kredit

FAJAR.CO.ID—Di era digital ini, menggunakan uang tunai untuk transaksi bukan lagi satu-satunya. Ada banyak cara yang ditawarkan, salah satunya dengan menggunakan kartu kredit.

Sayangnya, pengguna kartu kredit kadang mengeluh saldo di kartunya terpotong, padahal ia tidak pernah berbelanja. Lebih parahnya, dalam beberapa kasus kadang uang di kartu kredit terkuras habis.

“Untuk membobol kartu kredit, kita hanya perlu tiga hal,” ucap Dosen Keamanan Data dan Informasi UIN Alauddin Makassar, Zulkarnaim Masyhur.

Saat ditemui Fajar pada Jumat, (16/9/2022), magister Insitut Teknologi Bandung ini memberikan tips agar kartu kredit tidak mudah dibobol.

Paling utama kata dia, pengguna kartu kredit mesti menjaga tiga hal penting. Yakni nomor kartu kredit, masa berlaku kartu kredit, dan card verfication code atau CVC.

Kata pria yang akrab disapa Zulkarnaim ini, CVC yang dimaksud yakni tiga kode yang berada di belakang kartu. Ia memperingatkan agar pengguna jangan sekali-sekali menyebarkan kode tersebut.

Biasanya, kode tersebut tidak disadari disebarkan. Misalnya tanpa sengaja meminjamkan kartu kredit ke orang lain, atau yang paling sering tanpa sadar menyebarkan CVC dengan memotret kartu kredit lalu mengunggahnya ke media sosial.

“Ketika mereka (orang yang akan membobol) dapat tiga hal itu, mereka sudah bisa pake (kartu kredit) untuk transaksi,” jelasnya.

Maka dari itu kata Zulkarnaim, ia lebih menyarankan untuk berbelanja dengan kartu debit daripada kartu kredit.

Walaupun begitu, menurutnya jika ada hal yang memang mengharuskan menggunakan kartu kredit, Zulkarnaim menyarankan agar kartu tersebut diatur ke limited terendah.

  • Bagikan