Respons Surat Edaran Ojol Day, Ketua Organda Makassar: Harusnya Ada Pete-pete Day dan Bentor Day

  • Bagikan
ILUSTRASI: ojek online (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Makasar, Zainal Ibrahim merespons surat edaran terkait ojol day yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Makassar.

Agar program ini tak terkesan mendeskriminasi angkutan umum di luar dari transportasi online, dia menyarankan ada program khusus untuk angkutan darat lainnya.

Misalnya dengan diperadakannya pete-pete day hingga bentor day agar tak terkesan mengistimewakan transportasi online.

”Bukan hanya menggunakan satu kelompok (jasa transportasi, red). Jadi bagaimana dengan yang lain. Artinya bisa diatur. Harusnya ada pete-pete day dan bentor day, misalnya jika ingin program seperti itu,” ucapnya kepada Fajar.co.id, Sabtu, (17/9/2022).

Menurutnya alasan Wali Kota menerapkan ojol day dalam surat edaran tidak masuk akal.

Diketahui alasan surat edaran terkait ojol day dikeluarkan untuk pengendalian inflasi dan pengurangan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Lebih jauh, kata dia, jika ingin menekan inflasi, seharusnya juga memberikan ruang kepada seluruh jenis jasa transportasi. Bukan hanya satu saja.

“Ada jadwalnya. Jangan hanya satu. Bagaimana kalau tiga anakmu. Lalu satu ji yang kau kasih makan pasti berteriak yang dua orang. Logikanya begitu,” tambahnya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan