Sebut Keamanan Siber Indonesia Sangat Rentan, Mantan Wakil Ketua BSSN Minta Negara Kuasai Ruang Internet

  • Bagikan
Komjen Pol Dharma Pongrekuen saat podcast di Youtube Akbar Faizal Uncensored, Sabtu (17/9/2022)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Komjen Pol Dharma Pongkrekun melontarkan pernyataan yang mencengangkan. Mantan Wakil Ketua Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ini mengatakan, selama negara tidak memiliki internet sendiri, selama itu pula data bisa diambil kapan saja.

“Negara harus mandiri dan memiliki internet sendiri. Dan memiliki imigrasi data,” jelasnya saat menjadi pembicara pada podcast di Youtube Akbar Faizal Uncensored, Sabtu (17/9/2022).

Lulusan Akpol 1988 ini memyebutkan, selama ini Indonesia belum memiliki imirasi data sendiri. Hal ini berimbas pada negara yang tidak bisa mengontrol keluar masuknya data.

Jika hal itu bisa dilakukan, kata pria yang akrab disapa Dharma ini, maka negara bisa mengontrol data yang selama ini dikuasai pihak swasta.

“Agar kita tidak terbawa dengan globlaisasi bahwa dunia tanpa batas. Ada batasnya di ruang internet. Sehingga internet adalah jalur yang kita kuasai bukan dikuasai swasta,” paparnya.

Misalnya, kata Dharma, soal ip adress. Ia bilang selama ini negara hanya menerima dari swasta.

“Bukan negara yang menguasainya, jadi selama itu maka semua data kapan saja bisa diambil. Karena memang didesain demikian. Cuma karena di ruang digital kita tidak melihat, kita tidak tau apa yang terjadi,” tambahnya.

Padahal kata Dharma, soal kemandirian internet ini bisa dilakukan di Indonesia. Bukan sanya hanya bisa dikuasai negara seperti Amerika dan China.

“Bukan kita tidak mampu, tapi tidak mau. Jika kita punya ketahanan mental, ketahanan nasional kuat,” tegas Dharma.

Selama ini kaya Dharma, orang menganggap datanga aman saja. “Itu sebenarnya kalau kita tdak tahu bahwa kita bolong, tapi sbenarnya sangat rentan untuk diambil datanya” ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan