Oknum Polisi Pukul Emak-emak di Pinrang, Sri Rahmi Ingatkan Aparat untuk Kedepankan Sopan Santun

  • Bagikan
Anggota DPRD Sulsel, Sri Rahmi. (ikbal/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Aksi tidak terpuji dari oknum Polisi di Pinrang menjadi hangat diperbincangkan publik. Pasalnya, perbuatan tersebut tidak layak dilakukan oleh pengayom dan pelindung masyarakat.

Anggota DPRD Sulsel Fraksi PKS Sri Rahmi menilai, kejadian yang ada di Pinrang antara oknum polisi dan ibu paruh baya, itu sebagai peringatan untuk Kepala Daerah agar membina aparatnya.

"Ini peringatan untuk Kepala Daerah agar membina aparatnya bukan hanya dalam skill pelayanan tp juga bersopan santun di semua tempat," ujar Sri Rahmi kepada fajar.co.id (18/9/2022).

Menurut anggota Komisi D DPRD Sulsel itu, seandainya kasus tersebut berakhir dengan korban memaafkan pelaku, maka selebihnya dikembalikan ke atasannya.

"Kalau memang sudah saling memaafkan ya tidak apa-apa bagi kedua pihak, selebihnya urusan atasannya," tandas Sri Rahmi.

Sebelumnya juga, Aktivis Perempuan Sulsel Ema Husain mengecam dan mengutuk tindakan oknum Polisi itu. Ema meminta agar pimpinan yang bersangkutan memberi sanksi.

Pada video viral yang beredar, memperlihatkan seorang lelaki diduga polisi memukuli seorang wanita di Pinrang, Sulawesi Selatan. Oknum Polisi yang mengenakan kaos hitam dengan celana dinas tersebut berlaku kasar di sebuah rumah.

Oknum Polisi tersebut diketahui berinisial S yang bertugas di Polsek Mattiro Bulu. Dalam video, S terlihat mencekik wanita paruh baya yang ada di depannya. Tidak hanya mencekik, ia tampak melayangkan pukulan beberapa kali kepada wanita tersebut. Pelaku tampak kesal dan membentak wanita tersebut.

  • Bagikan