PDIP Usul Nomor Urut Parpol Tidak Berubah

  • Bagikan
Megawati dan Hasto PDIP

FAJAR.CO.ID -- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengusulkan agar nomor urut partai politik (parpol) peserta pemilu tidak diubah. Perubahan dinilai justru akan membebani partai.

Usulan tersebut sudah disampaikan langsung kepada para petinggi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan Presiden Joko Widodo pada 7 September lalu.

Saat pelantikan Abdullah Azwar Anas sebagai menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.

Menurut Megawati, KPU perlu melihat kembali aturan penetapan nomor urut parpol karena hal itu berkaitan dengan perundang-undangan. "Berdasar pengalaman dua kali pemilu, nomor urut dan tanda gambar itu sebenarnya menjadi beban bagi partai,” kata dia melalui keterangan resmi kemarin (17/9/2022).

Jika nomor urut diubah pada Pemilu 2024, partai akan mengubah banyak hal. Mulai bendera hingga alat peraga yang jumlahnya sangat banyak. Hal itu membutuhkan banyak biaya dan membebani partai.

Sebagai ketua umum partai, Megawati mempunyai hak untuk mengusulkan itu. Apabila tidak ada perubahan pada nomor urut, partai tidak perlu terlalu repot. "Itu usul saya. Kalau partai lain, saya tidak tahu. Ini prinsip,” ujar Megawati.

Menurut dia, KPU sangat mengerti dan memahami bagaimana melaksanakan usulan tersebut. Partai baru yang lolos verifikasi bisa mendapat nomor lain yang belum menjadi nomor parpol yang pernah menjadi peserta pemilu.

Sementara itu, PKB dinyatakan lolos sebagai peserta pemilu. Wakil Ketua Umum DPP PKB Bidang Pemenangan Pemilu Jazilul Fawaid menyatakan, KPU memang belum mengumumkan seluruh peserta Pemilu 2024. Namun, per 15 September 2022, PKB sudah dinyatakan sebagai satu-satunya parpol yang lengkap syarat administrasinya sebagai peserta Pemilu 2024 di antara 24 parpol calon peserta pemilu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan