Sebelum Meninggal Dunia di Malaysia, Prof Azyumardi Azra Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

  • Bagikan
Cendikiawan dan Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Selangor, Malaysia, Minggu (18/9). Guru Besar UIN Jakarta itu sempat dinyatakan positif Covid-19 sehingga mendapat perawatan intensif.

“Jumat malam (16/9) pukul 22.30 waktu setempat saya yang sedang ada di Kuala Lumpur, sempat mengiringi pemindahan beliau dari IGD (Unit Kecemasan) ke ruang Cardio Care Unit (CCU) untuk dapat perawatan karena beliau juga terkena Covid-19 dan ketika masih di pesawat mengalami sesak napas,” kata wartawan yang juga merupakan kenalan Azyumardi, Hasril Chaniago kepada JawaPos.com, Minggu (18/9).

Hasril menyampaikan, kondisi Azyumardi Azra sempat membaik pada Sabtu (17/9) kemarin. Bahkan, ventilator yang dipasang pada anggota tubuh Azyumardi sempat dilepas.

“Sampai kemarin saya balik ke Padang via Jakarta, berhubungan dengan RS Serdang mengabarkan perkembangan beliau yang sempat membaik,” ungkap Hasril.

“Tapi pukul 11.35 WIB tadi saya dihubung, bahwa pihak RS mengabarkan Prof. Azyumardi Azra sudah mendahului kita,” sambungnya.

Kabar meninggalnya Azyumardi Azra juga sebelumnya dibenarkan oleh Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharamajaya. Azyumardi wafat di RS Selangor Malaysia.

“Betul terkonfirmasi tadi pukul 12.30 waktu setempat, beliau (Prof Azyumardi Azra) menghembuskan napas terakhir, terima kasih atas perhatian teman-teman selama ini,” ungkap Agung.

Agung meminta masyarakat untuk memaafkan setiap kesalahan Prof Azyumardi Azra. Menurut Agung, kiprah Azyumardi selama hidupnya merupakan tokoh yang hebat.

  • Bagikan