Burung Kakatua Hinggap di Jendela? Bukan, di Sydney Hewan Ini Malah Hinggap di Tong Sampah

  • Bagikan
Ilustrasi burung Kakatua

FAJAR.CO.ID -- Ukraina dan Rusia telah memulai peperangan beberapa bulan terakhir. Akibatnya banyak hal yang mengganggu kestabilan kedua negara hingga berpengaruh ke seluruh dunia.

Namun, lain halnya dengan yang terjadi di Sydney, Australia. Masyarakat Sidney justru berperang dengan hadirnya segerombolan burung kakatua yang terlihat kelaparan. 

Dalam sebuah video memperlihatkan bahwa spesies burung kakak yang memiliki bulu berwana putih ini memakan makanan manusia. Bahkan, burung-burung ini mampu membuka penutup tong sampah untuk mencari makanan. 

Seorang chef yang dilansir dari video VOA Indonesia mengatakan bahwa burung ini semakin pintar dan berevolusi. 

"Mereka semakin pintar, seperti berevolusi. Jika kita lihat 5 atau 10 tahun lalu mereka tidak tahu cara membuka tong sampah. Namun, mereka kemudian belajar," Kata Matt Hoddo, Chef Loaf Cafe. 

Masyarakat kemudian melakukan beragam cara untuk mencegah kawanan burung membuka tempat sampai. Sebelumnya masyarakat meletakkan batu besar di atasnya, tetapi ternyata hal itu tidak berhasil. Burung Kakatua ini mampu menggeser batu yang ukurannya lumayan besar. 

Menurut Barbara Klump dari Max Planck Institute of Animal Behavior mengatakan bahwa burung-burung ini beradaptasi seperti halnya manusia. 

"Mereka mulai beradaptasi seperti manusia. Sehingga, mampu memecahkan permasalahan dengan beberapa metode. Kemudian, manusia mencari metode baru lainnya. Akibatnya ada metode bertahap dan berulang. Hal itu menurut saya sangat menarik," kata Barbara. (Elva/Fajar). 

  • Bagikan