Kapten TNI RS yang Todongkan Pistol di Tol Jagorawi, Kemhan dan Mabes TNI Proses Hukum

  • Bagikan
Mobil plat merah todongkan pistol ke pengendara lain di jalan tol Jagorawi (ist)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Buntut tak mampu mengendalikan emosi, Kapten TNI RS yang menodongkan pistol di Tol Jagorawi akhirnya berakhir tragis. Kemhan dan Mabes TNI akan memproses hukum pelaku.

Aksi cowboy Kapten TNI RS menodongkan senjata ke pengendara lain di Tol Jagorawi sudah diketahui Menhan, Prabowo Subianto melalui Jubirnya Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Dahnil, internal Kemhan akan segera memproses hukum pelaku penodongan di Tol Jagorawi atau Kapten TNI RS.

Setelah diproses di Kementerian Pertahanan, Kapten TNI RS akan dikembalikan ke Mabes TNI untuk diproses lebih lanjut.

“Akan segera dikembalikan ke Mabes TNI sebagai atasan langsungnya. Di mana proses hukum selanjutnya tentu ada di Mabes,” jelas Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin (19/9).

Sementara itu Direktur Pembinaan Penegakan Hukum POM TNI Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad mengatakan mobil yang digunakan Kapten TNI RS merupakan mobil dinas Kemhan dan disopiri seorang anggota TNI.

Menurutnya, untuk kewenangan penanganan hukum kepada Kapten RS berada di Puspom TNI.

Kolonel Khoirul mengatakan saat ini anggota TNI tersebut sedang diperiksa di Kemenhan. Selanjutnya, yang bersangkutan akan diserahkan ke Puspom TNI atau Mabes TNI.

“Dari Kemhan, diamankan di Kemhan masih pemeriksaan pendahuluan. Terus nanti akan diserahkan ke Puspom TNI nanti akan koordinasi,” katanya lagi.

Sebelumnya, seorang pengendara mobil plat merah yang belakangan diketahui Kapten TNI RS menodongkan pistol ke arah pengendara Avanza di Tol Jagorawi arah Bogor ke Jakarta.

  • Bagikan