Kasus Ferdy Sambo Lambat, Kamaruddin: Jokowi Biarkan Polri Terjebak dalam Lumpur

  • Bagikan
Kamaruddin Simanjuntak

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa Hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak tiba-tiba menyampaikan permohonan maaf secara terbuka ke publik lantaran tidak bisa memenuhi harapan masyarakat menuntaskan kasus pembunuhan berencana yang didalangi Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

“Saya atas nama penasihat hukum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga negara Indonesia karena tidak bisa memenuhi harapan masyarakat,” kata Kamaruddin dalam keterangannya, dilansir dari Instagram @rumpi_gosip pada Senin (19/9/2022).

Kamaruddin juga menyampaikan pesan dari keluarga Brigadir Josua bahwa mereka telah patah arang alias lelah melihat kasus putranya tak kunjung terang benderang. Apalagi putra kebanggaan mereka tak lagi bisa kembali ke pelukan.

“Kemarin ketika saya ke Jambi beliau berpesan, sudah cukup, sudah capek. Kami mendengar saja capek, demikian juga masyarakat bilang mengikuti saja capek apalagi bapak yang melakukan. Saya sudah berjuang dengan mengorbankan baik pikiran, materi maupun waktu. Saya membiayai semua perkara ini, tapi saya tidak bermaksud mengungkit-ungkit itu,” tegas Kamaruddin.

Keluarga besar Josua tak lagi bisa banyak berharap ke institusi terhormat negara tersebut. Pasalnya telah tiga bulan berlalu, sejak Juli hingga September ini tak ada tanda-tanda kasus ini terang.

"Perkara tidak terang-terang, padahal saya katakan dulu kalau saya yang jadi penyidik setengah hari selesai, tidak sampai seminggu saya garansi selesai," ujarnya.

  • Bagikan