Kepulan Asap Penyebab Kecelakaan Tol Pejagan-Pemalang, Pelaku Pembakaran Masih Diselidiki

  • Bagikan
TABRAK DARI BELAKANG: Kendaraan-kendaraan yang terlibat kecelakaan di ruas tol Pejagan-Pemalang Km 253A d wilayah Desa Kluwut, Bulakamba, Brebes, Minggu(18/9). (POLRES BREBES)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dirjen Bina Marga Kementerian Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian menyebutkan bahwa pelaku pembakaran yang mengakibatkan kepulan asap tebal di tol Pejagan-Pemalang pada Minggu (19/9) masih dalam tahap penyelidikan.

Kepulan asap tersebut diketahui membuat kecelakaan beruntun terjadi di tol Pejagan-Pemalang KM 253 yang menewaskan seorang pengendara.

Hedy mengatakan, hingga kini pihak kepolisian dari Polda Jawa Tengah masih melakukan pendalaman terkait pelaku dan juga kronologis lengkap terjadinya asap yang menghalangi pandangan pengendara di tol Pejagan-Pemalang KM 253.

“Kita serahkan ke polisi, ya. Karena polisi kan sudah masuk itu ke sana untuk melakukan semacam pendalaman. Nanti polisi lah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (19/9).

Namun begitu, Hedy menceritakan, awal adanya asap di tol tersebut adalah karena ada pembakaran yang dilakukan dekat dengan lokasi kejadian.

Selain itu, arah angin saat itu juga memang mengarah ke TKP. “Dari faktor-faktor itu kemudian apakah ada teguran, ya. Kami sudah cek itu sudah ada teguran dari petugas sebelumnya. Tapi petugas kan tugasnya patroli, bukan diam di situ nungguin satu titik kan ngga. Begitu petugas lewat, ini yang terjadi kemudian dilakukan pembakaran lagi, dan arah anginnya betul-betul ke arah jalan tol,” jelasnya.

Menurut catatan dari PUPR, pembakaran tersebut dilakukan pukul 12.00 WIB. Asap kemudian mulai masuk ke arah tol satu jam kemudian karena arah angin yang mendukung hal tersebut. “Ini sekitar jam 13.00 belum ditemukan gangguan asap. Dan petugas kita, ini perlu kami sampaikan seolah-olah tidak ada petugas yang datang ke lokasi. Ini kami sudah catat petugas datang ke lokasi 10 menit setelah kejadian, jadi cukup cepat dan petugas lengkap yang menangani kebakaran, rescue, ambulans 22 menit sudah sampai di lokasi,” tukasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan