Pernyataan MK Soal Presiden Dua Kali Terpilih Bisa Mencalonkan Wapres Ditentang, Jubir Partai Garuda: Apa yang Kalian Takutkan?

  • Bagikan
Juru bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi. Foto: Instagram/@teddygusnaidi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Juru bicara (Jubir) Partai Garuda Teddy Gusnaidi angkat bicara soal pernyataan Jubir Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut presiden dua kali terpilih bisa jadi mencalonkan wakil presiden (wapres).

Menurutnya, Pernyataan ini ditentang berbagai pihak dengan berbagai alasan ini sudah benar, malah yang menentang pernyataan MK tersebut yang keliru.

“Padahal jelas mereka yang keliru, kenapa? Karena penafsir tunggal konstitusi adalah MK, bukan Partai Politik, ormas, pengamat politik, tokoh politik atau masyarakat lainnya,” jelasnya.

Wakil ketua umum Partai Garuda ini juga bilang, pada tufoksinya, yang berhak menafsirkan konstitusi satu-satunya adalah MK.

Kaya pria yang akrab disapa Teddy ini, yang tidak dibolehkan dalam konstituti menurutnya menjadi capres setelah dua kali terpilih menjadi presiden.

“Jadi jika ada Partai Politik atau gabungan Partai Politik Peserta Pemilu ingin mengusulkan Jokowi sebagai calon Wakil presiden, maka secara konstitusi dibolehkan,” paparnya.

Ia bahkan mempertnayakan, kenapa ada pihak begitu khawatir dengan pernyataan MK tersebut. Padahal, sekali lagi, hal tersebut tidak melanggar konstitusi.

“Mengapa begitu khawatir jika secara konstitusi dibolehkan? Apa yang kalian takutkan jika Jokowi kembali dicalonkan walaupun sebagai calon wakil presiden? Kenapa hak prerogatif Partai Politik Peserta Pemilu yang lain dipermasalahkan sedangkan hal itu tidak melanggar konstitusi?” Imbuhnya.

Urusan konstitusi kata Teddy, mestinya biar saja menjadi urusan MK. Bukan pihak lain apalagi parpol.

“Usulkan saja calon potensial kalian, jika tidak memiliki calon potensial, maka gabung saja dengan Partai Politik yang memiliki calon potensial,” tandasnya.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan