Aksi Bela Gubernur Lukas Enembe di Pusatkan di Taman Imbi, Kapolresta Ancam Bubarkan Jika Ada Long March

  • Bagikan
Ketua KNPI Benyamin Gurik bersama Pemuda dan mahasiswa disetiap asrama di Jayapura dari 5 Wilayah adat yang siap turun lakukan aksi demonstrasi bela Gubernur Papua Lukas Enembe, pada Selasa (20/9). (foto: Noel/Cepos)

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA – Kabar soal rencana aksi demo damai bela gubernur Papua, Lukas Enembe hampir bisa dipastikan bakal dilakukan. Sebanyak 4000 orang akan dilibatkan dalam aksi demo damai Save Gubernur Papua pada hari ini Selasa (20/9/2022).

Massa ini akan merupakan masyarakat yang selama ini mendukung Gubernur Papua, Lukas Enembe. Untuk lokasinya sendiri akan dipusatkan di Taman Imbi Jayapura.

Hanya saja aksi demo ini diklaim sebagai aksi demo damai yang tujuannya menolak bentuk kriminalisasi oleh KPK terhadap terhadap gubernur Papua. Massa akan menyuarakan menolak penetapan tersangka oleh KPK lantaran menganggap ada bentuk ketidakadilan hukum.

“Besok semua terkumpul di Imbi. Yang hadir adalah mereka yang mencintai dan mendukung pemimpin mereka, gubernur Lukas Enembe,” kata Otniel Deda, Koordinator Aksi Demo Save Gubernur Papua didampingi Berius Kogoya dari tim keamanan saat ditemui di Polresta Jayapura Kota, Senin (19/9).

Otniel datang bersama timnya untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan sekaligus meminta ijin. Kata dia, aksi ini merupakan aksi demo sebagai bentuk keprihatinan terhadap apa yang dialami gubernur mengingat ada janji dan tanggungjawab moril yang disepakati gubernur untuk memimpin Papua hingga usai masa jabatan nanti.

“Kami sebut ini ada kriminalisasi sebab di tahun 2017 dalam operasi tangkap tangan oleh KPK gubernur sempat diperiksa tapi tidak terbukti. lalu di tahun 2018 juga sama. Gubernur juga dilakukan operasi tangkap tangan oleh KPK namun tidak terbukti dan di tahun 2022 kembali dilakukan,” beber Otniel.

  • Bagikan