Faizal Assegaf: Mahfud MD Galak Bubarin HTI dan FPI, Tapi Loyo Hadapi Koruptor Lukas Enembe

  • Bagikan
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD (tengah) didampingi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menyampaikan keterangan pers terkait kasus korupsi di Papua, di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022). Menkopolhukam menghimbau kepada Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif dalam mengikuti proses pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan dirinya serta menegaskan hal tersebut tidak terkait dengan unsur-unsur politis. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Kritikus Faizal Asseggaf singgung Mahfud MD soal kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe. Ia menilai Menko Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) itu loyo dalam menanggapi kasus tersebut.

Faizal Asseggaf, melalui akun Twitternya, bahkan membandingkan bagaimana Mahfud MD menanggapi kasus korupsi Lukas Enembe dan saat dia mengumumkan pembubaran beberapa ormas.

“Saat bubarin HTI dan FPI, pak @mohmahfudmd galak banget. Tapi hadapi koruptor kakap Lukas Enembe, Gubernur Papua, kok loyo?” Cetusnya, Selasa (20/9/2022).

Sebagai Menko Polhukam, Faizal Asseggaf mengingatkan Mahfud MD mestinya berlaku adil.

“Mestinya adil dong. Terjunkan semua pasukan, tangkap dan masukin ke penjara. Kenapa takut dengan demo-demo pro Lukas Enembe, ah payah!” Ungkap Faizal.

Sebelumnya, Mahfud MD memang ramai disorot soal kasus Lukas Enembe. Pakar Hukum Tata Negara ini diketahui memimpin konferensi pers kasus Lukas Enembe.

Mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai melalui akun Twitter pribadinya @Nataliuspigai2 bahkan bilang, Hal tersebut menunjukkan Mahfud MD melampaui kewenangannya sebagai Menko Polhukam.

“Tidak ada satu undang-undang yang beri kewenangan MMD (Mahfud MD) memimpin Lembaga Negara (State Auxiliary body),” kaya Natalius Pigai, Selasa (20/9/2022).(Arya/Fajar)

  • Bagikan