Ingatkan Mahfud MD, Pengacara Lukas Enembe: Kalau Mau Meneduhkan Papua, Jangan Bikin Pernyataan Menyesatkan

  • Bagikan
Tim kuasa hukum Gubernur Papua didampingi Juru Bicara Gubernur M Rifai Darus saat memberikan keterangan persnya kepada wartawan di Jayapura, Senin (19/9). (Elfira/Cepos)

Gubernur melalui Jubirnya menyampaikan Kamis (22/9) Pemerintah Provinsi Papua akan menerima WTP dari BPK yang kedelapan yang merupakan penghargaan penilaian tentang pengelolaan keuangan daerah yang wajar tanpa pengecualian. Dimana akan diserahkan langsung oleh Presiden di Jakarta.

“Ini merupakan bukti bahwa pengelolaan keuangan di Papua berjalan sesuai dengan peraturan dan perundang undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Gubernur kata Rifai menyampaikan apa yang disampaikan Mahfud MD merupakan bentuk opini yang Gubernur sendiri tidak mengetahui semua yang disampaikan oleh Mahfud MD dan Gubernur menyerahkan masalah yang berhubungan dengan hukum kepada tim hukumnya.

“Gubernur masih ada di koya dan dilarang keluar oleh masyarakat. Bahkan kediamannya di pantau orang tak dikenal dengan menggunakan drone,” kata Rifai

Terkait dengan demo yang akan dilakukan hari ini, Rifai menyebut itu adalah bentuk kecintaan masyarakat kepada Lukas Enembe. “Beliau (Gubernur-red) hanya mengharapkan jika demontrasi terjadi tidak anarkis dan sebagainya,” pungkasnya.

Sementara itu Menko Polhukam Mahfud Md merespons pengacara Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, yang mempertanyakan mengapa ikut bersuara menggelar konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat klientnya.

Dikutip dari detik.com Mahfud mengatakan bahwa karena memang dirinya mengurusi politik hukum dan keamanan. “Memangnya mengapa? Karena saya ngurusi politik, hukum, dan keamanan,” kata Mahfud Senin (19/9) kemarin.

Mahfud menuturkan tak hanya kasus dugaan korupsi Lukas Enembe yang dia umumkan, tetapi ada juga kasus korupsi lainnya. Meski mengumumkan kasus korupsi, Mahfud menyebut penetapan tersangka tetap dilakukan oleh institusi terkait seperti kejaksaan dan KPK.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan