Melihat Potret Pendidikan di Timur Indonesia, Indonesia Mengajar Bakal Gelar Konferensi

  • Bagikan
Hikmat Hardono, Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar (foto: Zaki Rifan/fajar)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan, mungkin tidak terbayang bagaimana terbatasnya kondisi pendidikan di pelosok Indonesia.

Apalagi jika kita membahas terkait kondisi pendidikan di Timur Indonesia. Akses informasi dan sumber daya manusia yang terbatas menjadi satu dari sejumlah permasalahan yang ada di Timur Indonesia.

Olehnya, program Indonesia menggajar berusaha untuk terus memberikan cahaya pendidikan di pelosok Negeri, khususnya di Timur.

Hal tersebut dapat terlihat dengan konsistennya Indonesia Mengajar dalam 12 tahun terakhir ini memberikan pendidikan yang layak bagi masyarakat terpelosok.

konferensi pers Konferensi Pendidikan di Timur Indonesia

Hikmat Hardono, Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar mengajak masyarakat untuk hadir dan mendengarkan cerita sekaligus berdiskusi secara langsung melalui Konferesnsi: Pendidikan di Timur Indonesia.

"Konferensi: Pendidikan di Timur Indonesia dikemas dalam sajian berbagai ruang untuk wahana interaksi dan diskusi. Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai pembicara yang langsung mengalami proses belajar di timur Indonesia," ucapnya kepada fajar.co.id pada konferensi pers di Gedung D, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Selasa (20/9/2022).

Nantinya, pembicara pada kegiatan ini akan memaparkan fakta-fakta potret perjuangan di daerah, dengan tujuan masyarakat dapat melihat lebih dekat realita yang ada di lapangan.

"Selain berdiskusi dan bertemu langsung dengan pengerak pendidikan, konferensi ini juga menghadirkan Pesta Dansa untuk merasakan budaya dan tradisi masyarakat Timur Indonesia," pungkasnya.

  • Bagikan