MTI Minta Dishub Sulsel Libatkan Pakar Bahas Penyesuaian Tarif Taksi Online

  • Bagikan
Ilustrasi taksi online

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Lambang Basri memberikan tanggapannya soal rencana penyesuaian tarif taksi online untuk wilayah Sulsel yang saat ini digodok Pemerintah Daerah (Pemda) Sulsel.

Pakar transportasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini bilang, pihaknya telah menyarankan agar Pemda Sulsel melalui Dinas Perhuhubungan (Dishub) agar melibatkan akademisi dari berbagi perguruan tinggi.

“Saya sudah sarankan di Dishub. Ada semacam kolaborasi dengan pakar yang ada di perguruan tinggi. Misalnya Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Muslim Indonesia , dan seterusnya,” paparnya kepada Fajar, Selasa (20/9/2022).

Keterlibatan yang dimaksud pengajar UMI ini, bisa berbentuk apa saja. Entah itu itu kajian lepas atau sifatnya konsultatif.

“Artinya dinas melakukan perhitungan, lalu kemudian dibahas bersama dengan akademisi terkait. Itu sangat elegan saya kira. Jadi jangan lagi pro kontra wah kemahalan, dan sterusnya,” jelas pengajar di UMI ini.

Jika hal tersebut ditempuh kata Prof Lambang Basri, kedepannya menurutnya akan melahirkan kebijakan yang lebih baik.

“Pentingnya ada pendidikan, ada kemasyakrakatan. Jadi ada kesalehan sosial yang mesti dibangun dalam rangka sebuah kebijakan, itu akan kita rasakan sama sama,” ucapnya.

Selain itu, dalam menggodok regulaai soal penyesuaian tarif taksi online ini, Prof Lambang Basri memperingatkan agar memerhatikan tiga hal.

Pertama, tarif yang ditetapkan sesuai dan tegantung dari karakter kota atau wilayah masing-masing. Dalam hal ini bagaimana disesuaikan dengan kondisi di Sulsel.

  • Bagikan