Pengadilan HAM Paniai Digelar Besok, Koalisi Pemantau: Pengadilan HAM Kali ini Memang Diciptakan untuk Gagal

  • Bagikan
Direktur LBH Makassar, Muhammad Haedir.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Koalisi Pemantau Paniai dalam hal ini Muhammad Haedir menyebut pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk kasus Paniai memang diciptakan untuk gagal.

“Pengadilan HAM kali ini memang diciptakan untuk gagal. Dalam artian gagal membuktikan siapa pelaku sebenarnya,” cetus Muhammad Haedir saat konferensi pers yang dilakukan melalui aplikasi Zoom, Selasa (20/9/2022).

Muhammad Haedir mejelasakan, pengadilan HAM yang akan digelar di Makassar pada Rabu, (21/9/2022) dengan hanya menyeret satu orang tersangka tersebut tidak masuk akal.

“Pengadilan HAM berat tidak mungkin bisa dikakukan satu orang. Karena salah satu unsur pelanggaran ham berat yakni dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif,” jelas Direktur LBH Makassar ini.

“Penetapan satu orang tersangka ini tidak masuk akal,” katanya

Pria yang akrab disapa Haedir ini bilang, pengadilan yang mestinya punya wibawa, malah tidak terlihat pada pengadilan HAM kasus Paniai ini.

“Pengadilan harusnya punya wibawa, tapi pengadilan hari ini tidak seperti itu lagi. Malah menjadi alat untuk melegitimasi impunitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Julius Ibrani menuding, pengadilan kasus Paniai ini bahkan terkesan seperti pengadilan rekayasa.

“Jika betuk ini adalah pengadilan rekayasa. Ini akan menjadi legitimasi politik belaka.”

Pria yang akrab disapa Julius ini juga mengutip kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Katanya, dalam pengadilan ada jaksa, hakim dan polisi yang berkong kalikong.

  • Bagikan