Loyalis Puan Maharani Bentuk Dewan Kolonel, Rocky Gerung Komentar Begini

  • Bagikan
Rocky Gerung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah loyalis Puan Maharani di DPR RI membentuk dewan kolonel guna menyiapkan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani sebagai calon presiden 2024 dari PDIP.

Pembentukan dewan kolonel itu menjadi ramai di perbincangkan di kalangan publik. Apalagi menggunakan istilah dewan kolonel. Inisiasi pembentukan dewan kolonel ini sendiri dilakukan sejumlah anggota Fraksi PDIP di DPR RI. Salah satunya anggota Komisi III DPR RI Johan Budi.

Pembentukan dewan kolonel untuk menyiapkan Puan Maharani sebagai capres 2024 dari PDIP itu, turut dikomentari pengamat politik, Rocky Gerung. Menurutnya, itu menjadi bagian dari strategi PDIP untuk mengatur politik menghadapi pemilu 2024 mendatang.

Kendati pembentukan dewan kolonel itu dimaksudkan PDIP untuk mengantarkan Puan Maharani menjadi calon presiden PDIP, namun pertanyaan menggelitik dari publik berseliweran, terutama terkait penggunaan nama kolonel.

"Jadi ingatkan kita pada Kolonel Untung. Jadi memang kedudukan kolonel paling efektif karena masih memengang komando, kalau jenderal kan sudah elit, sifatnya sudah lebih politis," kata Rocky Gerung dikutip dari channel youtube Rocky Gerung Official, Rabu, 21 September.

Dalam perbincangan dengan Forum News Network itu, Rocky Gerung tidak memungkiri bahwa akan ada pertanyaan-pertanyaan usil dari netizen yang bakal merepotkan untuk dijawab PDIP.

"Udah kita hormati apa yang diputuskan PDIP, sama kita hormati apa yang dipertengkarkan Demokrat dengan PDIP, begitu-begitu," tambahnya.

Dia menambahkan, pembentukan dewan kolonel oleh elite PDIP di DPR RI itu dimaksudkan agar ada semacam efisiensi dalam organisasi. Salah satu alasannya karena perlu upaya untuk menaikkan elektabilitas Puan Maharani.

  • Bagikan