Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Gugat Cerai Dedi Mulyadi, Asep Saepudin Curiga Peran Pembisik

  • Bagikan
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi saat bersama Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dalam sebuah acara beberapa waktu kebelakang, tampak keduanya tersenyum bahagia. (Foto IG Anne Ratna Mustika)

FAJAR.CO.ID, PURWAKARTA – Ada beberapa penyebab Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika gugat cerai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi, sedikitnya ada tiga penyebab retaknya rumah tangga Bupati cantik tersebut.

Dari penelusuran pojoksatu.id, kemungkinan penyebab Anne melakukan gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi, yaitu faktor internal dan juga faktor eksternal.

Dedi Mulyadi digugat cerai diduga ada orang ke tiga yang memainkan peran penting, baik itu dari dalam maupun dari luar. Yang menginginkan terjadinya perpisahan antara Dedi dan Anne.

Hal itu senada diampaikan Asep Saepudin, ketua Gerakan Masyarakat Peduli Bangsa (GMPB) saat menanggapi masalah gugatan cerai Anne Ratna Mustika ke Dedi Mulyadi.

“Penyebab pertama kemungkinan besar datang dari orang-orang di sekeling Bupati Anne Ratna Mustika, sebut saja mereka pejabat dan orang terdekat yang selalu menempatkan diri kemanapun Bupati pergi mereka selalu nempel seperti perangko,” kata Asep, melalui sambungan seluller, Kamis (22/09).

Dari sepak terjang para pejabat yang dekat di sekeliling Anne Ratna Mustika, mereka ada yang memiliki masa lalu yang cukup gelap, seperti gelapnya jurang yang dalam.

“Kemungkinan besar mereka yang memiliki masa lalu gelap itu, ada yang memiliki dendam pribadi terhadap Dedi Mulyadi yang kala itu menjabat sebagai Bupati Purwakarta,” tambah Asep.

Sehingga pejabat itu dengan leluasa menjadi ‘pembisik’ Bupati Anne, yang kemudian membuka aib masa lalu Dedi Mulyadi kepada istrinya yang saat ini menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

  • Bagikan