Listrik PLN Oversupply dan Bikin Rugi, Susi Pudjiastuti Kirim Surat Cinta untuk Jokowi

  • Bagikan
Susi Pudjiastuti / Instagram

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Adanya polemik kelebihan pasokan (oversupply) listrik yang kembali mencuat membuat Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak bisa tinggal diam.

Melalui unggahan twitternya, Susi menulis surat cinta untuk Presiden 'Pemangku Kebijakan' agar kiranya sedikit saja memperhatikan polemik tersebut. Sebab, ada kesejahteraan rakyat yang dipertaruhkan pada titik itu.

"Pak Presiden Yth, ⁦@jokowi⁩ saatnya Pemerintah duduk bersama Perusahan penyuplai daya. PT PLN berhak untk dapat Negosiasi ulang dan minta discount.. Hukum pasar demand & suply. Terlalu Banyak Pembangkit, Listrik PLN Jadi Oversupply dan Bikin Rugi," tulis Susi dikutip dari unggahan twitternya, @susipidjiastuti (22/9/2022).

Susi yakin perusahaan swasta mau memberikan discount. Seandainya mereka tidak mau, menurut Susi Presiden Jokowi bisa minta 50 persen Windfall harga batubara dan gas.

"Pak @jokowi bisa minta 50% Windfall harga batubara dan gas, mereka dapat dari kenaikan harga dunia atas SDA tsb. Hak Negara untk dapat dari selisih kenaikan harga luarbiasa," tandas Susi.

Sebagaimana diketahui, polemik mencuat setelah pemerintah berencana menghapus listrik daya 450 Volt ampere (VA). Tegangan tersebut lazim digunakan untuk golongan masyarakat tidak mampu.

Nantinya, jika direalisasikan, pelanggan PLN 450 VA harus beralih ke daya minimal 900 VA. Masalah kelebihan pasokan memang sering terjadi dan sangat membebani keuangan PT PLN (Persero).

Banyak pihak mengkritik rencana tersebut. Terlebih lagi wacana itu dikemukakan di tengah naiknya harga BBM, karena biaya listrik yang harus dikeluarkan pelanggan 900 VA berpeluang lebih besar.

  • Bagikan