Mahfud Bilang Moral Anggota Polri Perlu Diubah, Andi Sinulingga: Kalau Aparat Penegak Hukumnya Benar, Maka Tegaklah Hukum

  • Bagikan
Menko Polhukam Mahfud MD

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga memberikan penegasan penryataan Menko Polhukam Mahfud MD terkait moralitas anggot Polri yang perlu diubah.

"Kalau aparat penegak hukumnya bener maka, tegaklah hukum dan keadilan dinegeri ini, dan cepatlah rakyat kita hidup bahagia," tegas Andi Sinulingga dikutip dari unggahan twitternya, @AndiSinuingga (22/9/2022).

Menurut Sinulingga, negeri Indonesia tidak punya harapan jika aparat penegak hukumnya bersekutu dengan penjahat-penjahat besar.

"Dan, hanya tangkapin penjahat-penjahat kecil untuk mencitrakan bahwa mereka kerja bener," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan moralitas anggota polri perlu diubah. Terutama yang terkait hedonisme dan tidak kesewenang-wenangan.

Menurut Mahfud, permasalahan tersebut membuat reformasi kultural di tubuh Polri berjalan stagnan, bahkan cenderung mundur. Kata dia, polisi kedepan harus memiliki sikap profesional, humanis, dan menghormati hak asasi manusia (HAM).

Hal tersebut disampaikan Mahfud saat memberikan keynote speech dalam acara ’Akselerasi Reformasi Kultural Guna Mewujudkan Polri Presisisi’ yang digelar Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Mahfud MD menyebut bahwa Polri sesungguhnya memiliki aturan yang bagus. Namun, menurut Mahfud, aturan yang bagus itu jadi percuma apabila tidak sejalan dengan kultur dan kebiasaan aparatnya.

Untuk itu, Mahfud mengingatkan dan berharap agar tidak ada arogansi dari polisi dalam menyikapi masalah hukum di masyarakat. Mengingat, belakangan ini banyak berita oknum aparat kepolisian yang bertindak tidak terpuji.

  • Bagikan