Viral Wanita Bunuh Diri Usai Bunuh Dua Anaknya di Pinrang, Ubaidillah Badrun: Karena Beban Ekonomi yang Makin Berat

  • Bagikan
Rumah korban du Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang terlihat digaris polisi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Analis sosial politik Ubaidillah Badrun mencermati tragedi bunuh diri yang mengguncangkan jagad media belakangan ini.

Terdapat banyak peristiwa serupa yang kerap terjadi. Bahkan datanya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Adapun penyebabnya terbilang beragam. Menurut data WHO 2006, sedikitnya 30.000 orang Indonesia bunuh diri setiap tahunnya.

Khusus di Sulsel, kasus kematian dengan motif bunuh diri pada satu bulan terakhir tercatat dua kali. Pertama di Sungai Jene Berang, Pallangga (7/9/2022). Namun alasan bunuh diri tersebut sejauh ini masih belum diketahui.

Teranyar, lantaran lilitan utang yang kian mencekik. Seorang ibu rumah tangga di Pinrang memilih bunuh diri dan dua orang anaknya di Kelurahan Fakie, Pinrang (19/9/2022).

"Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Akhir-akhir ini angka bunuh diri di Indonesia naik, sebabnya tidak sedikit karena beban ekonomi yang makin berat," ujar Ubedillah Badrun dikutip dari unggahan twitternya, @UbedillahB (22/9/2022).

Ubedillah Badrun berharap, apa yang telah terjadi tersebut bisa menjadi perhatian. Khususnya pemerintah. Agar lebih peka terhadap masyarakatnya. Jangan cuma pada musim kampanye amat begitu dekat dengan masyarakat, namun saat duduk di kursi jabatan, lupa terhadap segalanya.

"Semoga peristiwa keluarga ini menjadi perhatian kita semua, khususnya pemerintah yang memiliki kewajiban memelihara fakir miskin," pungkasnya.

(Muhsin/fajar)

  • Bagikan