Wanita di Pinrang Bunuh 2 Anaknya Lalu Gantung Diri, Said Didu: Gara-gara Kesulitan Ekonomi?

  • Bagikan
Rumah korban du Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang terlihat digaris polisi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengomentari wanita yang membunuh dua anaknya lalu gantung diri. 

Melalui akun sosial medianya ia mengunggah video viral saat warga menemukan ibu dan kedua anaknya sudah tidak bernyawa di dalam rumah.

Dia menyebut peristiwa tersebut terjadi di kampung halamannya, di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. 

Dia menduga motif wanita itu membunuh kedua anaknya karena persoalan ekonomi yang dihadapi. 

“Ini terjadi di kampung saya. Gara-gara kesulitan ekonomi ?,” ucapnya, Rabu, (21/9/2022). 

Diketahui, kasus ini terjadi di Kabupaten Pinrang, Senin siang, 19 September.

Berdasarkan keterangan Camat Tiroang, Ansaruddin Maramat, kejadian bermula pada saat BR meminta suaminya, SM, keluar rumah untuk menagih utang.

Saat itu sekitar pukul 08.00 Wita. Setelah tiga jam di luar, SM kembali. Lantas dia mendapati istri dan dua anaknya tidak lagi bernyawa.

”Pas dia pulang sekitar jam 11 siang, dia ketuk-ketuk pintu, dia panggil-panggil, tapi tidak ada respons dari dalam. Akhirnya dia dobrak pintu, dia lihat-mi kondisi istri dan anaknya,” ujarnya kepada FAJAR. 

 Tak berselang lama, warga dan petugas datang. Selama ini, BR dikenal sebagai ibu rumah tangga (IRT) yang ramah dengan tetangga. Bahkan tidak jarang dia membagi-bagikan telur bebek kepada tetangga.

Mereka adalah petani yang juga peternak bebek. Mereka juga terlihat damai dalam berumah tangga. Hidup bersosialisasi seperti pada normalnya. Diduga ada faktor yang membuatnya depresi.

  • Bagikan