Hakim Agung Sudrajad Dimyati Tersangka Kasus Suap, Gus Umar: Gimana Rakyat Mau Dapat Keadilan?

  • Bagikan
Tokoh NU Umar Hasibuan atau disapa Gus Umar--Instagram/ @umar_hasibuan70

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan sangat menyangkan aksi terlarang Hakim Agung Sudrajad Dimyati yang baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka kasus suap.

"Kalau Hakim lembaga yg diharapkan bisa adil dlm memutuskan kasus saja menerima suap," ujar yang akrab disapa Gus Umar itu dikutip dari unggahan twitternya, @Umarrhasibuan_ (23/9/2022).

Menurut Gus Umar, rakyat tidak akan mendapat keadilan jika masih ada kasus serupa. Dan, yang perlu disoroti juga kata dia. Hakim yang mengadili kasus Sambo.

"Gimana rakyat mau dapat keadilan? Hakim kasus sambo nanti perlu diawas kalau sudah mulai sidang," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Hakim Agung Sudrajad Dimyati mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Sudrajad telah ditetapkan tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Sudrajad datang ke KPK dengan didampingi empat orang lainnya. Tidak ada pernyataan apa pun saat Sudrajad tiba di KPK. Sebelumnya, KPK menetapkan Sudrajad Dimyati, hakim agung pada Mahkamah Agung (MA), terkait suap pengurusan perkara di MA. Sudrajad ditetapkan sebagai tersangka bersama sembilan orang lainnya.

Dari kesepuluh tersangka itu, enam di antaranya langsung ditahan. Keenam orang yang langsung ditahan itu adalah Elly Tri Pangestu, Desy Yustria, Muhajir Habibie, Albasri, Yosep Parera, dan Eko Suparno.

KPK diketahui menggelar OTT secara paralel di kantor MA, Jakarta, dan di Semarang, Jawa Tengah, beberapa hari lalu. Dalam OTT tersebut, diamankan delapan orang.

  • Bagikan