Ipda Arsyad Daiva Gunawan, Polisi yang Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J Adalah Anak Anggota DPR dari Gerindra

  • Bagikan
Ipda Arsyad Daiva Gunawan-dok-

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Satu dari puluhan polisi yang diduga terlibat kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J adalah Ipda Arsyad Daiva Gunawan.

Perwira pertama Polri itu diketahui telah dimutasi ke Yanma Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam ST/1751/VIII/KEP./2022.

Sebelumnya, Ipda Arsyad Daiva Gunawan menjabat Kasubnit 1 Unit 1 Satreskrim Polres Jakarta Selatan.

Dia termasuk di antara para polisi yang menjalani sidang kode etik di TNCC Mabes Polri.

Ipda Arsyad Daiva Gunawan menjalani sidang etik pada Kamis, 15 September 2022 lalu.

Ipda Arsyad Daiva Gunawan diduga melanggar Pasal 13 ayat 1 PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri juncto pasal 5 ayat 1 huruf C Pasal 10 ayat 1 huruf d dan pasal 10 ayat 2 huruf h perpol Nomor 7 tahun 2022 tentang kode etik profesi dan komisi kode etik Polri.

Dalam sidang kode etik, Ipda Arsyad Daiva Gunawan dinilai tidak profesional dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.

Namun, sidang lanjutan Ipda Arsyad Daiva Gunawan diskors hingga 26 September 2022 mendatang. Ini karena sejumlah saksi tidak bisa dihadirkan karena sakit.

Belakangan diketahui, Ipda Arsyad Daiva Gunawan merupakan putra anggota DPR RI, Heri Gunawan dari Fraksi Partai Gerindra.

Heri Gunawan tercatat sebagai anggota Komisi XI DPR RI. Komisi XI membidangi Keuangan, Perbankan dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara. Selain itu, melakukan penelaahan terhadap temuan hasil pemeriksaan BPK yang disampaikan kepada DPR RI.

Ipda Arsyad Daiva Gunawan adalah alumni Akpol Batalyon Adnyana Yuddhaga 51 yang dilantik pada 14 Juli 2020 lalu.

Hal itu terungkap melalui akun Instagram pribadi Heri yakni @herigunawan88. Dia menggunggah video pelantikan anaknya pada 14 Juli 2020 lalu.

"Selamat atas pelantikan untuk Anak-ku Inspektur Polisi Dua (Ipda) Arsyad Daiva Gunawan, S.Tr.K., (Sarjana terapan kepolisian), dan para patriot muda Indonesia, buatlah orang tuamu dan keluargamu bangga, buatlah Indonesia Berjaya," bunyi keterangan di akun Instagram Heri Gunawan.

Kini sambil menunggu sidang lanjutan KKEP, Ipda Arsyad Daiva Gunawan ditempatkan di Yanma Polri.

Ipda Arsyad Daiva Gunawan merupakan terduga pelanggar yang masuk kategori non obstruction of justice

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut Ipda Arsyad Daiva Gunawan adalah orang pertama yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

"Dia tidak profesional di TKP. Dia yang mendatangi TKP pertama kali," tegas Dedi Prasetyo, pada Sabtu, 17 September 2022.

Akibat ketidakprofesionalannya tersebut Ipda Arsyad langsung dijatuhi hukuman mutasi ke Yanma Polri. Dia mutasi melalui surat telegram Nomor ST/1751/VIII/KEP./2022. (fin)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan