Mulanya Hanya Ingin Jadi Ulama, Ma’ruf Amin: Saya Disuruh Belok Sama Pak Jokowi

  • Bagikan
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto Setpres

FAJAR.CO.ID, SEMARANG -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin membocorkan bahwa ia mengikuti jejak KH Achmad Sahal Mahfudh, Ketua MUI periode 2000-2014.

Namun karena diminta Jokowi mendampinginya sebagai wapres, keinginan yang mulanya hanya ingin sebagai ulama akhirnya berbelok menjadi pejabat tinggi negara.

“Saya mengikuti jejak beliau (Kiai Achmad Sahal Mahfudh). Jadi, beliau Rais Aam, merangkap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan saya mengikuti beliau sebagai Rais Aam dan juga Ketua Umum MUI, tapi saya disuruh belok oleh sama Pak Jokowi menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia,” kata Wapres Ma’ruf saat peresmian Masjid Raya Baiturrahman dan Gedung MUI Jawa Tengah Sahal Mahfudh di Semarang, Jumat (23/9/2022).

Pemberian nama KH Sahal Mahfudh, menurut Ma'ruf sangatlah pantas melihat rekam jejaknya yang menjadi teladan bagi para ulama-ulama di tanah air.

"Memang pantas beliau (K.H. Sahal Mahfudh) dicantumkan namanya karena beliau selain memang patut dicontoh, patut dijadikan teladan, patut juga pandangan-pandangannya dijadikan panutan, tapi juga ditempel dan itu menjadi tradisi umat Islam untuk meletakkan nama di monumen-monumen agar senantiasa memberikan inspirasi kepada kita semua,” kata Ma’ruf.

Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji, dan pejabat terkait lainnya. (dra/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan