Tidak Ada Anggaran Belanja Kompor Listrik di APBN, Anthony Budiawan: Berpotensi Rugikan Keuangan Negara

  • Bagikan
kompor listrik. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah berencana membagikan paket kompor gratis kepada 300 ribu rumah tangga. Menanggapi hal itu, Anthony Budiawan mengatakan, kebijakan tersebut berpotensi merugikan keuangan negara.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan menyampaikan pandangannya tersebut melalui akun Twitter pribadinya @anthonybudiawan.

“Paket kompor listrik gratis dari dana APBN berpotensi merugikan keuangan negara,” ungkapnya, Jumat (23/9/2022).

Anthony Budiawan menyebutnya sebagai penyalahgunaan karena pada APBN 2022 tidak ada anggaran belanja kompor listrik.

“APBN berpotensi merugikan keuangan negara dengan menyalahgunakan APBN, mengingat tidak ada anggaran belanja kompor listrik di APBN 2022,” paparnya.

“Relokasi anggaran tidak diperkenankan. Terkesan proyek dadakan yang dipaksakan,” tambahnya.

Diketahui, pembagian gratis kompor listrik kepada 300 ribu rumah tangga ini menyasar masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). (Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan