Adian Napitupulu Bersikap Seperti Pejabat Orba, Soeyoto: Kursi Empuk dan Kantong Penuh Merubah Dia

  • Bagikan
Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu Foto : Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pernyataan Legislator PDIP, Adian Napitupulu yang meminta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diam atau tak perlu bicara disorot publik.

Kader Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan bahkan menyebut pernyataan Adian yang merupakan aktivis 98 mirip pejabat Orde Baru (Orba).

"Adian lu dulu aktivis 98 menolak pengekangan kebebasan bicara saat orba. Knp otak lu skrg jd otoriter gini," ucap Tokoh NU itu dikutip dari Twitter @Umarrhasibuan_, Jumat (23/9/2022).

Kader Partai Demokrat, Soeyoto pun ikut menanggapi soal pernyataan Adian Napitupulu.

Menurutnya, sosok aktivis itu kini telah berubah setelah mendapat jabatan sebagai anggota Komisi VII DPR.

"Kursi empuk, perut kenyang dan kantong penuh merubah dia," tulisnya dikutip Fajar.co.id di akun Twitter @soeyoto1, Sabtu (24/9/2022).

Sebelumnya, Adian Napitupulu menilai pernyataan AHY yang mengklaim 70-80 persen infrastruktur pada pemerintahan Presiden Joko Widodo merupakan proyek Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sehingga Jokowi hanya kebagian gunting pita tidak tepat.

"Jadi ini menjadi masalah ketika AHY berbicara. Kalau menurut saya begini, supaya tidak ada masalah-masalah lain, AHY jangan bicara lagi deh," ungkap Adian Napitupulu dalam acara 'Political Show' yang disiarkan CNN Indonesia TV, dikutip Kamis (22/9).

Sementara itu, terkait era Jokowi hanya gunting pita, AHY menyebut, Jokowi hanya meresmikan proyek infrastruktur yang sebelumnya memang sudah dijalankan di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

  • Bagikan