Bossman Mardigu Minta Kementerian BUMN Dibubarkan, Ini Alasannya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Mardigu Wowiek Prasantyo atau lebih dikenal sebagai Mardigu secara terbuka mengatakan dirinya anti Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia bahkan meminta agar kementerian yang mengurusi perusahaan plat merah tersebut dibubarkan.

“Saya anti kementerian BUMN. Saya ingin kementerian BUMN dibubarin,” cetus Mardigu dikutip dari Youtube Has Creative, Sabtu (24/9/2022).

Pria yang akrab disapa Bossman Mardigu ini bilang, di dunia ini sebenarnya tidak banyak negara yang memiliki kementerian BUMN.

“Singapore (ada) BUMN, tapi tidak di bawah kementerian BUMN. Dia di bawah kementerian terkait, misalnya Pertamina di bawah kementrian ESDM. Tidak digabung jadi satu dalam kementerian,” jelas Bossman

Contoh lain kata Bossman, yakni perusahaan plat merah di China. Ia menjelaskan bagaimana negara Komunis itu mengelola perusahaan bukan swastanya.

“China BUMN nya bukan Badan Usaha Milik Negara, tapi badan usaha milik partai,” jelasnya.

Maka dari itu kata Bossman, kelak di tahun 2024 siapapun yang terpilih jadi presiden ia akan mengusulkan kementerian ini dibubarkan.

“Suatu hari di 2024 siapapun yang jadi, saya minta kementerian itu dibubarin. Karena kebanyakan (kementerian) kita,” paparnya.

Bossman Mardigu menjelaskan, yang dibubarkan bukan perusahaan BUMN nya, tetapi kementerian BUMN itu sendiri.

“Bukan dibubarkan tapi dijadikan PT. Jadi pake undang-undang PT. Jadi kalau (BUMN) ngutang yah bayar sendiri, tidak pake uang negara,” jelasnya.

(Arya/Fajar)

  • Bagikan