Lanjutkan Program Jokowi Jadi Syarat Anies Supaya Diusung NasDem, Rizal Ramli: Ini Mah Pembajakan

  • Bagikan
Rizal Ramli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Rizal Ramli, ketawa terbahak menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum (Waketum) NasDem soal pencalonan Anies Baswedan.

Waketum NasDem Ahmad Ali sebelumnya mengatakan, partainya tidak akan mendukung figur calon presiden (capres) yang tak mau berkomitmen meneruskan program pembangunan Presiden Joko Widodo.

"Ini mah pembajakan (emot ketawa)," ujar Rizal Ramli dikutip dari unggahan twitternya, @RamliRizal (24/9/2022).

Rizal Ramli mempertanyakan, program Jokowi apa yang harus diteruskan?. Mengingat, begitu banyak keluhan dan rintihan masyarakat selama 2 periode Jokowi memimpin Indonesia.

"Utang ugal2an, proyek IKN, nepotisme, kenaikan ketimpangan ekonomi, buzzeRp 👎?," tandas Rizal Ramli.

Diketahui sebelumnya, pernyataan Ahmad Ali juga berlaku pada Anies Baswedan. Ali menegaskan, sikap tersebut diambil Partai Nasdem karena komitmen selalu mendukung Jokowi. Bahkan, komitmen Nasdem ini tak hanya terjalin ketika Jokowi menjabat sebagai Presiden.

Ali menambahkan, Jokowi tak pernah membatasi siapa pun untuk menjadi capres. Namun, kata Ali, Jokowi berkeinginan agar berbagai proyek pembangunannya tetap dilanjutkan oleh presiden yang akan datang.

Menurutnya, selama ini Partai Nasdem punya tempat khusus di hati Jokowi. Hal itu terlihat dalam berbagai kesempatan, Jokowi selalu berusaha hadir memenuhi undangan Partai Nasdem.

Diketahui, pada Rapimnas Partai Nasdem menghasilkan tiga nama untuk dicalonkan menjadi capres. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di urutan pertama, disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Muhsin/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan