Ngeri! Obesitas Memudahkan Timbulnya 13 Kanker, Apa Saja? Ini Penjelasan Prof Zubairi Djoerban

  • Bagikan
Dokter Penyakit Dalam, Prof Zubairi Djoerban

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof. Zubairi Djoerban menjawab pertanyaan warganet soal keterkaitan antara obesitas atau berat badan berlebih dengan risiko kanker.

"Mengapa obesitas memudahkan kanker?" kata Zubairi Djoerban di Twitter, Sabtu (24/9/2022).

Karena pada obesitas itu jaringan lemak menjadi bertambah. Nah, jaringan lemak yang bertambah itu, pada perempuan, akan meningkatkan kadar estrogen. Kadar estrogen ini yang dapat memudahkan timbulnya kanker.

Prof Zubairi kemudian menjelaskan, pada obesitas, kadar insulin di tubuhnya juga akan meningkat. Ini juga merupakan salah satu faktor pencetus kanker.

Belum lagi obesitas itu biasanya jarang sekali olahraga, yang juga akan memudahkan timbulnya kanker.

"Apa hubungannya olahraga dan kanker? Begini. Saya pakai contoh," katanya lagi.

Pasien dengan kanker payudara telah menyelesaikan pengobatannya. Kankernya pun terkontrol. Namun, begitu dia tidak olahraga, risiko kankernya kambuh kembali lebih tinggi ketimbang yang olahraga.

Pasien kanker tidak boleh naik berat badannya?

"Saya selalu wajibkan pasien saya jaga berat badannya, jangan sampai naik. Termasuk olahraga serta makan sayur dan buah," ungkapnya.

Tiga faktor itu (jaga berat badan, olahraga dan makan sayur & buah) yang mencegah kankernya kambuh lagi.

Selain payudara, kanker apalagi yang mudah muncul pada obesitas?

Ia menekankan, obesitas tak berarti akan kanker. Namun obesitas itu meningkatkan risiko kanker.

Ada 13 kanker yang terkait obesitas. Di antaranya kanker esofagus, adenokarsinoma, ginjal, liver, usus besar.

  • Bagikan