Atribut Partai Berseliweran hingga Diikat di Pohon untuk Sambut Surya Paloh, Mapala Teknisi: Kasian Pohon Diajak Berpolitik

  • Bagikan
Bendera partai Nasdem diikat pada pohon yang masih kecil, berada di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar. (foto: Arya/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Kedatangan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh di Makassar, Sabtu (24/9) disambut dengan meriah oleh kader dan partisan partai.

Baliho hingga bendera partai terlihat di beberapa titik di Kota Makassar. Salah satunya di sekitar Jalan A.P. Pettarani, atribut partai dengan warna dasar biru ini terlihat berjejeran sepanjang jalan.

Hal sama juga terlibat di sekitar Jalan Metro Tanjung Bunga hingga kawasan Pantai Losari, Makassar. Spanduk, baliho dan bendera juga turut membirukan salah satu titik keramaian di Kota Daeng ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umun Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Teknisi Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Andi Zulkifli Mallewai menyampaikan rasa prihatinnya.

“Sebagai anggota Mapala Teknisi cukup perihatin melihat atribut yang terpampang di beberapa titik, apa lagi menutupi beberapa pohon yang masih kecil,” lirihnya kepada Fajar, Sabtu (24/9/2022).

Pohon masih kecil yang dimaksud pria yang akrab disapa Ela ini berada di Jalan Metro Tanjung Bunga, tepatnya di depan Mall Pinisi Point.

Menurut Ela, pemasangan atribut partai dengan menautkan pada pohon yang masih kecil jelas merusak.

“Merusak. Apa lagi belum cukup satu bulan ditanam itu kodong (kasian),” imbuh Ela.

Pohon dimaksud Ela, diklaimnya ditanam bersama kawannya di Mapala teknisi bekerjasama dengan Kalla Grup beberapa waktu lalu.

Padahal kata Ela, memasang atribut tidak mesti merusak lingkungan.

“Pohon bukan tiang bendara, ada banyak cara yang bisa digunukan untuk memasang bendara,” ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan