Arief Poyuono Sependapat IPW Soal Kakak Asuh Ferdy Sambo dan Minta 3 Kapolda dan Mantan Kapolri Diperiksa

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono sependapat dengan Indonesia Police Watch (IPW) yang menyebut bahwa sosok kakak asuh di balik Ferdy Sambo adalah mantan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Menurut Arief, ada beberapa indikasi terkait hal ini, salah satunya adalah langkah Idham yang mengeluarkan SK pengangkatan Kepala Satgassus (Kasatgassus) Merah Putih untuk Sambo.

"Tentang sosok kakak asuh Sambo yang menurut IPW adalah Jendral Idham Azis, saya rasa agak tepat ya,” kata Arief dalam siaran persnya, Senin (26/9).

Adapun jabatan Kasatgassus Merah Putih pertama kali diemban oleh Idham Azis saat dirinya menjabat Kepala Bareskrim Polri.

Kala itu, Ferdy Sambo masih menduduki jabatan Koordinator Asisten Pribadi Pimpinan Polri dengan pangkat komisaris besar.

Dalam struktur Satgassus, Idham menunjuk Sambo sebagai sekretaris.

Pada 20 Mei 2020, Sambo diangkat menjadi Kepala Satgassus oleh Kapolri Jenderal Idham Azis lewat Sprin/1246/V/HUK.6.6/2020.

Saat itu posisi Sambo di struktural sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri dengan pangkat brigadir jenderal.

Menurut Arief, Polri harus memeriksa Idham Azis terkait dugaan keterlibatannya membekingi Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua.

"Kalau benar kasus pembunuhan Brigadir J itu ada keterlibatan kakak asuh Sambo, maka harus diperiksa juga," kata dia.

Arief juga menyoroti dugaan keterlibatan tiga kapolda dalam skenario Sambo. Mereka adalah Irjen FI, NA, dan PP.

"Dengan dinyatakan tidak ada keterlibatannya tiga kapolda dalam kasus Sambo dari keterangan Polri saya rasa tepat ya karena kan belum diperiksa,” kata dia.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan